Ads Top

Lepas semuanya, telah disadari wujud sepenuhnya
Kekasih yang tidak pernah terjamah oleh waktu
Jauh di sana, terngiang suaranya
Menjemput pilu duka-lara, rinduku

Pada pertemuan yang tidak dijanjikan
Sebelumnya. Doa sebagai pengantar harapan
Di sini, masa-masa ketika rindu menikamku
Di sini, kelu telah menjerat urat nadiku

Jika nanti, telah sampai waktunya
Semoga Tuhan menempatkan kita
Disatu waktu dalam hidupku
Sejenak, mengenang wajahmu
Sebelum subuh memberitahu
Sepertiga malam telah berlalu

Pun akhirnya, hanya sepenggal sajak
Terangkai tanpa pernah sampai
Tidak tahu siapa Tuan yang sesungguhnya.

Cintaku ...
Rinduku ...
Seluruh rasa dalam dadaku: Kamu

Yogyakarta, 2015

No comments:

Berkomentarlah yang sopan dan jangan sertakan link apapun

Powered by Blogger.